PANDEMI COVID-19 SEBAGAI PELUANG DALAM DUNIA TEKNOLOGI INFORMASI
Virus yang menyerang sistem pernapasan sekarang ini terjadi di seluruh dunia adalah Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Pertama muncul pada bulan Desember 2019 yang teridentifikasi di kota Wuhan, China dan dinyatakan oleh organisasi kesehatan dunia pada tanggal 30 Januari 2020 oleh Direktur Jenderal World Health Organization (WHO) sebagai public-health emergency of international concern.
Organisasi kesehatan dunia (WHO) untuk merevisi rekomendasi soal penularan virus corona yang selama ini lebih menitikberatkan pada droplet atau percikan dari saluran pernapasan seseorang, seperti bersin dan batuk, yang menempel pada permukaan. Para peneliti berencana menerbitkan pemaparan mereka dalam jurnal ilmiah.
Para ilmuwan memang belum dapat menumbuhkan virus corona di aerosol dalam penelitian di laboratorium, namum bukan berarti tidak efektif. Sebagian besar sampel yang diambil dalam percobaan berasal dari ruang rumah sakit dengan aliran udara baik.
Hasil temuan para ahli juga menyebutkan, bahwa virus yang melayang di udara, terutama di ruang tertutup dengan ventilasi buruk, sangat rentan mengifeksi manusia.
Di Indonesia pemerintah telah melakukan bermacam-macam kebijakan untuk mengurangi penyebaran COVID-19 yaitu cuci tangan, pakai masker, tidak bersalaman yang belum kita kenal dan social distancing agar penyebaran tidak meningkat dan membantu para medis agar tidak kuwalahan. Berdasarkan berbagai penelitian, pengguna telepon genggam di Indonesia melebihi jumlah penduduk yang ada, sehingga bisa dikatakan bahwa hampir semua penduduk di Indonesia memiliki ponsel.
Pemerintah Indonesia menghibau kepada masyarakat dengan melakukan koordinasi dengan operator seluler yang ada di Indonesia untuk mempelajari program aplikasi teknologi informasi dan komunikasi dan tentunya dengan menjaga privasi seseorang, dengan membubarkan apabila terdapat terjadinya kerumunan masyarakat di suatu tempat, dengan menggunakan teknologi data ponsel untuk melacak keberadaan seseorang dengan membuat program aplikasi berbasis teknologi informasi untuk mengetahui dan melacak seseorang yang berhubungan kontak dengan pasien yang positif terkena virus corona tersebut. Program aplikasi berbasis teknologi informasi masih dalam proses pengembangan dan diharapkan selesai dalam waktu dekat. Nantinya, sistem ini akan terhubung hingga ke tingkat bawah atau puskesmas yang berada di wilayah-wilayah pedesaan atau sebagainya. Sehingga, penyebaran COVID-19 akan dapat diawasi dengan mudah.
Pemerintah telah meluncurkan informasi satu pintu untuk mendapatkan akses yang resmi dan akurat mengenai virus corona atau covig 19 dan pencegahan terhadap wabahnya melalui website covid19.go.id. Langkah-langkah penting yang dilakukan masyarakat dengan beberapa cara yaitu :
- Mengurangi risiko penularan virus.
- Mencari informasi yang benar dan tepat apabila terjadi sakit yang diderita.
- Berisi data statistik jumlah kasus positif COVID-19 yang diperbarui secara real-time baik di Indonesia maupun luar negeri.
Program aplikasi berbasis teknologi informasi melalui website yang tersedia sangat membantu masyarakat dalam melakukan pencegahan virus corona memiliki dampak positif dalam menghambat penyebaran virus corona. Namun kalau kita bayangkan jika tidak ada bantuan teknologi sejak awal virus ini muncul maka banyak korban yang terjangkit virus corona atau covig 19. Dengan penerapan pembatasan interaksi, berkumpul bersama-sama, masyarakat akan lebih bergantung pada handphone mereka masing-masing. Aktivitas sehari-hari, hiburan, hubungan sosial, hingga kebutuhan logistik bisa dengan mudah diakses melalui gadget masing-masing.
Adapun peluang bagi dunia teknologi informasi pada masa pandemi covig 19 yaitu sebagai berikut :
- Kemudahan dalam Menyebarkan Informasi
Teknologi informasi dan komunikasi dengan melalui media televisi, handphone dan internet, masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan berbagai informasi dan pengetahuan terkait dengan virus corona atau covig 19. Sehingga permasalahan yang terjadi misalnya mengetahui apa itu virus corona, dari mana asalnya, apa gejalanya, hingga sampai tahap proses penyebarannya. Dengan adanya teknologi informasi lebih mudah untuk mengetahui informasi terkait penyebaran virus corona. Media tersebut adalah media sosial di seluruh dunia, menjadi wadah untuk mengetahui informasi-informasi dengan mudah tersebar ke masyarakat dan dapat mengetahui pergerakan virus corona dengan melalui perkembangan berita atau informasi dari kerabatnya.
Pemerintah pun juga menggunakan media sosial untuk berhubungan dengan masyarakat. Dengan banyaknya pengguna media sosial, diharapkan semua informasi dan kebijakan dapat tersampaikan dengan baik dan jelas ke masyarakat. Jangan langsung percaya dengan apa yang kita baca. Karena informasi yang disajikan di media sosial sangat beragam. Ada yang benar-benar kredibel, namun ada juga yang dibuat secara asal-asalan. Pada akhirnya kembali lagi pada diri kita sendiri untuk mempercayai suatu informasi.
2.Memberikan Kenyamanan
Adanya teknologi informasi sekarang ini lebih mudah dan nyaman berada di rumah. Sehingga untuk membuka website yang kita inginkan misalnya mencari alamat streaming film, mengisi waktu luang dengan bermain game, membaca buku secara online, belajar memasak dengan bantuan tutorial dan lain-lain.
Di tengah kondisi lingkungan yang tidak steril, akan sangat berisiko bagi anak-anak untuk pergi keluar. Salah satu cara untuk menyiasatinya adalah dengan bermain game. Game sendiri terbukti dapat mengalihkan perhatian anak dan dapat menahan mereka untuk tetap berada di rumah. Bahkan WHO juga menyarankan masyarakat untuk bermain game jika merasa bosan. Apalagi dengan perkembangan game saat ini. Anak-anak tetap bisa bermain bersama temannya secara online. Namun, para orang tua tetap harus memperhatikan waktu bermain anak. Jangan sampai si anak bermain terus menerus. Suruh mereka untuk beristirahat menjaga kondisi tubuh.
3.Membantu Aktivitas Sehari-hari
Akibat virus corona yang mewabah secara luas, banyak aktivitas-aktivitas masyarakat yang akhirnya terganggu. Para siswa, mahasiswa, pegawai pemerintah dan karyawan di perusahaan sebagian diliburkan. Dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi yang berkembang sehingga dapat mengatasi keterbatasan tersebut. Dengan berbagai aplikasi yang tersedia, kegiatan belajar mengajar atau pun bekerja dapat kembali berjalan meskipun tidak datang ke sekolah atau kantor. Kunjungan ke dokter pun bisa dilakukan secara online. Jika kita hanya merasakan sakit ringan yang masih bisa kita obati sendiri, sebaiknya kita tunda dulu untuk mengunjungi rumah sakit karena sangat berisiko tinggi terjangkitnya bagi bakteri atau virus tertular penyakit. Dengan aplikasi yang terhubung langsung dengan dokter, kita bisa berkonsultasi secara online jika kita mengalami gejala ringan atau sakit ringan.
4.Melacak Pasien yang Terinfeksi
Peranan teknologi informasi dan komunikasi melalui program aplikasi telah terbukti dapat dengan mudah masyarakat untuk menghindari dan mencegah penyebaran virus corona. Misalnya melacak pasien yang terinfeksi virus corona dengan menggunakan data melalui handphone yang adanya menu bluetooth selalu aktif untuk merekap informasi yang kita butuhkan dan akan terjadi pertukaran id anonim yang direkap oleh handphone masing-masing. Sehingga progam aplikasi ini dapat melacak seseorang dengan radius jarak dekat dengan seseorang yang terinfeksi positif Covid-19 atau PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dan ODP (Orang Dalam Pengawasan). Sehingga apabila seseorang yang pernah kontak dengan orang yang terinfeksi COVID-19, PDP, atau ODP akan dihubungi oleh petugas kesehatan. Aplikasi ini jelas akan sangat membantu masyarakat untuk mengetahui keadaan lingkungan di sekitarnya.
5.Bersosialisasi
Peran teknologi informasi dalam bidang sosial sudah sering digunakan bahkan sebelum adanya kebijakan pembatasan sosial. Dengan melakukan kontak dengan rekan atau keluarga secara online, akan berdampak pada kondisi mental dan suasana hati seseorang menjadi lebih baik. Dengan bantuan media sosial, Anda juga dapat mengetahui bagaimana kondisi di sekitar Anda. Atau, bagi Anda yang merantau, menggunakan media sosial dapat mempermudah mengetahui keadaan keluarga dan daerah di sana.

